
KALIBAWANG,REDAKSI17.COM — Rangkaian perhelatan Festival Paralayang Tahun 2026 dan Cakrawala Nusantara Paragliding Accuracy resmi ditutup pada Minggu, 6 September 2026 di Lapangan Boro, Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (4/9/2026) ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet, tetapi juga mempertemukan semangat olahraga dengan penguatan potensi pariwisata daerah.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Sutarman, menyampaikan bahwa gelaran Kulon Progo Paralayang Festival 2026 berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Sebanyak 78 atlet dari 8 provinsi turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, meliputi wilayah Jawa (Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta) serta luar Jawa (Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan, dan Nusa Tenggara Barat).

“Kegiatan ini memang dilaksanakan dalam rangka sport tourism. Jadi, bagaimana olahraga itu bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan meningkatkan multiplier effect ekonomi yang ada di sini, sehingga dikemas dalam bentuk festival”, ujar Sutarman.
Terbukti seluruh fasilitas homestay, desa wisata, hingga 10 UMKM Kalibawang dan 35 pelaku usaha yang terlibat merasakan dampak langsung dari kegiatan ini dengan meningkatnya omzet penjualan.
“Dan alhamdulillah, seluruh UMKM bisa berpartisipasi. Kemudian juga homestay, kemudian layanan-layanan di desa wisata juga bisa diakses dan digunakan oleh seluruh peserta”, jelas Sutarman.
Ia menambahkan, fasilitas landing di Lapangan Boro dan take-off di Giri Sembung yang dibangun menggunakan Dana Keistimewaan Pemda DIY (tahun 2024–2025) kini siap melayani penerbangan paralayang rutin setiap akhir pekan (Jumat–Minggu) dengan durasi melayang sekitar 7 hingga 10 menit.
Kehadiran arena paralayang Giri Sembung ini juga terbukti berhasil membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat. Salah satunya adalah keterlibatan warga sekitar yang memberdayakan transportasi lokal sebagai pengantar para wisatawan dari arena landing di Lapangan Boro menuju titik take-off di Giri Sembung.
Ke depan, Dinas Pariwisata bekerja sama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) berencana menggelar diklat pilot bagi pemuda Banjarasri agar nantinya dapat ikut serta melayani paket wisata paralayang.
“Sehingga ini ke depannya dari FASI ini merencanakan untuk membuat diklat kepada teman-teman yang ada di Banjarasri ini untuk sedapat mungkin membantu layanan paralayang yang ada di sini”, kata Sutarman.
Selain itu Dinas Pariwisata dan FASI juga berharap kedepannya dapat mengintegrasikan event paralayang dengan Festival Arung Jeram Sungai Progo menuju skala internasional.
“Ya, jadi ke depannya memang rencananya kita akan bekerja sama dengan FASI untuk mengadakan event yang lebih besar lagi. Dan nanti juga diintegrasikan dengan arung jeram festival di Sungai Progo. Nanti ke depan diharapkan bisa ke level internasional, sehingga banyak peserta yang bisa mengikuti ini lebih banyak lagi”, tegas Sutarman.
Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, dalam sambutannya sekaligus menutup acara secara resmi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, jajaran Forkopimda, panitia, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya acara.
“Saya cek langsung di stan-stan UMKM, alhamdulillah masyarakat merasa senang dan dagangannya laris. Pengembangan sport tourism seperti ini sangat menarik dan mendatangkan manfaat nyata”, jelas Ambar Purwoko.
Beliau juga berpesan kepada para pemuda dan masyarakat untuk memanfaatkan potensi wilayah yang ada, agar memberikan dampak yang lebih baik bagi kehidupan warga sekitar.
“Ya paling mboten jenengan yang mempunyai media sosial ya di-upload lah, disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa di wilayah ini ada tempat paralayang yang sangat menarik dan tempatnya sangat luar biasa,” tutur Ambar Purwoko.

Penutupan perhelatan ditandai dengan penyerahan piala kepada para pemenang yang terbagi dalam kategori Perorangan Putra, Perorangan Putri, serta Berregu Putra dan Putri. Dengan resmi ditutupnya gelaran ini, Pemkab Kulon Progo berkomitmen untuk terus menjadikan kawasan Kulon Progo bagian utara sebagai destinasi unggulan olahraga udara dan wisata alam bertaraf nasional hingga internasional. (RZ/AP)
Daftar Pemenang Kejuaraan Paralayang “Cakrawala Nusantara Paragliding Accuracy 2026”:
Kategori Junior Putri
– Juara 1: Davianda Ersya Putri Della Adelia (Jawa Timur)
– Juara 2: Radella Rasendria (Jawa Tengah)
– Juara 3: Kartika Putri Permata Kastra (Jawa Tengah)
Kategori Junior Putra
– Juara 1: Nicky Prayogo (Jawa Tengah)
– Juara 2: Reval Pebrian Wiansyah (Jawa Barat)
– Juara 3: Muhamad Rival (Jawa Barat)
Kategori Tim
– Juara 1: Jateng Mini
– Juara 2: Aliansi K,B
– Juara 3: GAI
Source: media center



