Jakarta,REDAKSI17.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan respons menohok terkait maraknya OTT yang menjer4t kepala daerah belakangan ini. Terakhir, KPK menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, sebagai tersangk4 k0rups1.
Usai menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026), Tito mempertanyakan tanggung jawab publik dalam memilih pemimpin saat menanggapi pertanyaan wartawan mengenai fenomena k0rups1 tersebut.
“Jawaban saya cuma satu aja, yang milih siapa? Udah gitu aja. Yang milih siapa?” ujar Tito di hadapan awak media.
Lebih lanjut, Mendagri memberikan penekanan terkait kaitan antara mekanisme pemilihan dengan kualitas pemimpin yang dihasilkan.
“Nah rakyat. Ya kan? Artinya apa? Apakah ini mungkin ada hubungannya dengan mekanisme rekrutmen Pilkada langsung yang ternyata enggak menjamin menghasilkan pemimpin yang bagus?” tutur mantan Kapolri itu.
Pernyataan Tito Karnavian ini tentu memantik perdebatan publik, apakah benar rakyat harus ikut memikul tanggung jawab atas terpilihnya kepala daerah yang tersandung k0rups1, atau justru ada persoalan lebih besar dalam sistem dan proses politik itu sendiri?
Lantas, apakah sindiran tersebut menjadi sinyal bahwa mekanisme Pilkada langsung akan dievaluasi ke depan? Bagaimana menurut Anda?
Sumber: Tribunnews
#pilkada #ott #kpk #viral #mendagri #tito





