Beranda / Nasional Dan Internasional / Trump Bersumpah Hantam Keras Iran Jika Terbukti Terlibat Pembajakan Flydubai

Trump Bersumpah Hantam Keras Iran Jika Terbukti Terlibat Pembajakan Flydubai

Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/Jonathan Ernst)

 

Jakarta,REDAKSI17.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Iran kemungkinan terlibat dalam serangan yang dilakukan oleh seorang kopilot dalam pembajakan pesawat flydubai menuju Israel. Trump bersumpah bahwa Teheran akan dihantam dengan sangat keras jika terbukti terlibat.
Dilansir AFP, Jumat (2/10/2026), kopilot tersebut diduga menyerang pilot penerbangan, sebelum para penumpang berhasil menyelamatkan pesawat agar tidak jatuh. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa pria tersebut telah menjalani indoktrinasi.

“Menurut saya jawabannya–berdasarkan informasi yang saya dengar–adalah ya, namun kami sedang menanganinya saat ini,” ujar Trump ketika ditanya oleh wartawan di Gedung Putih mengenai keterlibatan Iran dalam insiden penerbangan dari Dubai ke Tel Aviv tersebut.

Saat ditanya apakah AS akan melakukan pembalasan terhadap Iran jika negara itu bertanggung jawab atas serangan tersebut, Trump menjawab: “Oh, mereka akan dihantam dengan sangat keras, jangan khawatir.”
Ancaman pembalasan dari pemimpin AS ini muncul di tengah sikapnya yang semakin keras terkait perang melawan Iran yang kini mengalami kebuntuan.

Dalam wawancara dengan majalah Time, Trump mengatakan bahwa ada kemungkinan ia akan kembali melancarkan serangan terhadap Iran setelah pemilu sela AS bulan depan.

Partai Republik khawatir akan kehilangan kendali atas Kongres dalam pemilu tanggal 3 November mendatang, mengingat tingkat kepuasan publik terhadap Trump berada di titik terendah akibat perang Iran serta lonjakan biaya hidup yang dipicu oleh tingginya harga minyak.

Trump juga menegaskan kembali ancaman untuk memusnahkan Iran, seperti yang pernah ia sampaikan dalam pidatonya di Sidang Umum PBB pekan lalu, meskipun sebelumnya ia sempat memosisikan dirinya sebagai ‘presiden perdamaian’.

“Ya, saya akan melakukannya. Itu mungkin saja terjadi,” ujar Trump kepada Time.

“Karena dengan memusnahkan Iran, kita menciptakan perdamaian dunia. Dengan adanya Iran, menurut saya perdamaian tidak akan pernah bisa tercapai,” tambahnya.

Iran terus mempertahankan kendali atas Selat Hormuz yang strategis, lebih dari tujuh bulan setelah serangan awal AS dan Israel terhadap Republik Islam tersebut. Trump menyatakan bahwa tujuan perang ini adalah untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Sementara itu, AS dijadwalkan akan mengirimkan kapal induk ketiga serta hingga 10.000 personel militer tambahan ke Timur Tengah pada akhir November, menurut laporan Wall Street Journal.

Belum diketahui secara pasti apakah kapal induk baru tersebut adalah USS Theodore Roosevelt, yang akan menggantikan salah satu dari dua kapal induk yang sudah berada di kawasan itu.

Trump mengatakan kepada para stafnya bahwa ia memperkirakan akan kembali melancarkan serangan udara pada akhir November, sebagaimana dikutip oleh surat kabar tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *