GONDOKUSUMAN,REDAKSI17.COM – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menghadiri secara langsung peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Sonora ke-54 yang digelar di SD Kanisius Kotabaru Yogyakarta, Jumat (21/8). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai potensi dan kreativitas siswa, seperti paduan suara, pertunjukan gamelan, hingga dance.
Dalam kesempatan tersebut, Hasto Wardoyo menekankan keterlibatan orang tua dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul sangatlah penting. Dengan pendidikan dan pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kita punya tanggung jawab yang besar karena kualitas SDM sangat menentukan bagaimana kita bisa keluar dan tidak terjebak dalam kemiskinan. Satu-satunya cara di Kota Yogyakarta adalah meningkatkan kualitas SDM,” jelas Hasto.
Ia berharap, generasi muda yang saat ini menempuh pendidikan di SD Kanisius Kotabaru dapat tumbuh menjadi generasi hebat yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara. Ia bahkan berharap kelak ada siswa dari sekolah tersebut yang menjadi pemimpin, baik sebagai Wali Kota, Menteri, maupun Presiden.
“SDM yang bermutu, generasi muda yang hebat-hebat seperti adik-adik kita ini. Saya lihat pancarannya hebat-hebat. Mudah-mudahan besok yang jadi Wali Kota, jadi menteri, jadi presiden ada yang berasal dari SD Kanisius Kotabaru,” ungkapnya.
Hasto juga mengingatkan bahwa tantangan pendidikan anak saat ini berbeda dengan masa sebelumnya, terutama dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi. Menurutnya, penggunaan gawai tidak dapat dihindari sehingga orang tua perlu mendampingi anak agar teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran. “Didiklah anak cucumu sesuai dengan zamannya karena dia tidak dilahirkan di zamanmu. Jadi sekarang ini kita yang mengikuti anak,” katanya.

Selain persoalan pendidikan, Hasto juga mengajak para siswa dan orang tua untuk bersama-sama menjaga kebersihan Kota Yogyakarta. Ia berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi pengingat untuk membangun lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman. “Saya mohon dengan hormat ibu bapak sekalian untuk resik-resik. Ayolah kita resik-resik Kota Jogja, sampahnya harus dipilah,” katanya.
Ia juga mengingatkan anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan, termasuk bungkus makanan maupun permen. Hasto mengapresiasi siswa SD Kanisius Kotabaru yang di nilainya telah menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Sementara itu, Station Manager Sonora FM Yogyakarta, Benny Listiyo mengatakan, peringatan HUT Sonora tersebut digelar setiap tahun dan tahun ini menjadi penyelenggaraan yang kelima. Kegiatan ini sekaligus sebagai peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81.
Pemilihan SD Kanisius Kotabaru sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri karena kegiatan mengangkat tema “Saujana di Bawah Tiang Bendera”.
Menurut Benny, “Saujana di Bawah Tiang Bendera” menggambarkan pandangan jauh ke depan dengan membawa semangat baru setiap memperingati kemerdekaan Indonesia. Tiang bendera menjadi simbol persatuan, kedaulatan, dan kebanggaan sebagai satu bangsa dibawah panji Merah Putih.

“Kita harus memandang jauh ke depan dengan harapan baru setiap kemerdekaan. Di bawah tiang bendera bermakna melambangkan persatuan, kedaulatan, dan kebanggaan sebagai satu bangsa dibawah panji Merah Putih,” jelasnya.
Benny menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk terus mengingatkan masyarakat agar mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang bermakna. Sonora juga ingin membangun sinergi antara pihak swasta, pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Sonora visi misinya adalah mencerahkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadi kita semua bersinergi, pihak swasta bersinergi, pihak pemerintah bersinergi. Tentu tujuan kita satu untuk Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” imbuhnya.


