UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan didampingi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan sambang kampung di wilayah Kelurahan Giwangan, Minggu (2/8/2026) malam. Kegiatan itu menjadi ajang menjaring masukan dari masyarakat dan potensi di Giwangan. Mulai dari usulan pembangunan hingga masukan terkait integrasi potensi pariwisata dan UMKM di Giwangan.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya juga telah mengumpulkan seluruh lurah, mantri pamong praja dan kepala OPD terkait profil setiap kelurahan yang lengkap dan berbasis data. Misalnya terkait potensi, pengangguran, kemiskinan stunting dan lainnya. Termasuk untuk memetakan skala prioritas kegiatan dan persoalan yang bersifat penting dan mendesak.
“Kita perlu mem-profile kelurahan. Apa yang jadi potensi dan kendalanya. Apa yang bisa kita tingkatkan dikembangkan. Karena saya ingin pembangunan sekarang ini juga terpotret di kelurahan,” kata Wawan saat Sambang Kampung di Kelurahan Giwangan.

Wawan melanjutkan data-data profil kelurahan itu juga akan dikomparasi dengan data di dinas karena dimungkinkan terjadi perbedaan. Data-data profil kelurahan menjadi dasar dalam pembangunan maupun intervensi ke wilayah dan OPD terkait bisa masuk melakukan intervensi. Selama ini sudah ada profil di website kelurahan, tapi belum detail pada potensi-potensi yang bisa dikembangkan.
“Misalnya di sini ada Kampung Klengkeng apakah bisa dikembangkan sampai pada posisinya mendatangkan wisatawan yang digarap secara lebih profesional?” ujarnya
Pihaknya menegaskan fokus Pemkot Yogyakarta bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk usulan pembangunan juga berkaitan dengan penganggaran sehingga perlu skala prioritas. Di samping itu perlu digali potensi-potensi di wilayah agar bisa dikembangkan untuk mendukung pembangunan di wilayah.

“Kalau saya melihat potensi dari Giwangan ini sangat besar. Ada Terminal Giwangan, Pasar Giwangan. Nanti juga ada beberapa proyek yang digarap tapi kita masih dalam proses pembahasan. Ini juga akan menjadi potensi suatu kawasan yang cukup besar dan kawasan ekonomi yang cukup baik,” terang Wawan.
Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta Agus Arif Nugroho menambahkan dalam melaksanakan kegiatan dan penganggaran Pemkot Yogyakarta arahan dari Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menekankan pada money follows program, bukan lagi money follows function. Apalagi situasi kondisi krisis fiskal hampir seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Oleh sebab kegiatan yang strategis, bermanfaat dan berdampak kepada masyarakat menjadi prioritas.
Sementara itu Tuwanggana Kelurahan Giwangan Slamet Haryanto menyampaikan wilayah Giwangan selama ini ada terminal, Pasar Giwangan Taman Budaya Embung Giwangan Pihaknya berharap ada arahan terkait potensi tersebut. Dia juga menanyakan terkait rencana pengembangan di sisi selatan Yogyakarta.

“Bagaimana menggarap sisi selatan nanti bersama OPD, sehingga kita tahu skemanya untuk perencanaan bagaimana. Terus bagaimana kita menyiapkan dari masyarakatnya di mana konteksnya adalah mensejahterakan masyarakat,” tegas Yanto.
Salah satu tokoh masyarakat Ponggalan Giwangan, Edy Muhammad mengusulkan peningkatan kapasitas pengelolaan pariwisata di Giwangan. Menurutnya banyak potensi wisata di Giwangan yakni ada museum radio di RW 5, Kelompok Banyu Mili dengan budidaya ikan di saluran irigasi, Bendung Lepen, Dermaga Cinta, Kampung Anggur, Kampung Kelengkeng. Termasuk UMKM di tiap wilayah yang jika diintegrasikan bisa menjadi destinasi.
“Cuma yang kami amati berjalan sendiri-sendiri. Usulan kami mohon untuk pendampingan berkaitan dengan peningkatan capacity building untuk peningkatan manajemen pengelolaan yang terintegrasi dengan UMKM masing-masing RW, ” ucap Edy.



