Yogyakarta,REDAKSI17.COM – Nilai utama kepemimpinan tidak terlepas dari tanggung jawab untuk melayani masyarakat. Setiap pemimpin perlu ingat untuk mengutamakan tugas utamanya, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan sepenuh hati dan penuh totalitas.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X saat menerima kunjungan audiensi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjenpas) DIY, Muhammad Ali Syeh Banna, di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, pada Rabu (12/08). Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan silaturahmi, sekaligus perkenalan Kakanwil Ditjenpas DIY yang baru dilantik dan resmi bertugas sejak 9 Juni 2026 lalu.
“Tugas utama kita adalah pelayanan, meski tidak dapar dipungkiri kadangkala masyarakat terkesan kurang kooperatif, itu tidak boleh menyurutkan semangat dan tekad melayani kita. Karena semua ini butuh kerja sama antara kita dan masyarakat, tidak boleh jika hanya mengandalkan satu pihak saja,” ungkap Sri Paduka.
Disampaikan Sri Paduka, Jogjakarta memiliki kekhasan dan keunikannya sendiri, yang membuatnya berbeda dengan daerah lainnya. Sehingga, publik kerapkali menaruh perhatian lebih pada isu maupun peristiwa yang tengah terjadi di DIY. Maka dari itu, Kanwil Ditjenpas DIY diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan cermat, teliti, dan optimal, serta dapat meminimalisir terjadinya kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan.
“Sekali lagi saya sampaikan, selamat bertugas. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kenyamanan, serta diberikan kelancaran dalam pekerjaan selama di Jogja,” tutup Sri Paduka.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas DIY, Muhammad Ali Syeh Banna mengungkapkan, kunjungannya bertemu Wakil Gubernur DIY menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Kanwil Ditjenpas DIY dan Pemda DIY. Menurutnya, pelaksanaan tugas Kanwil Ditjenpas DIY dalam membina warga binaan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, salah satunya Pemda DIY.
“Keberhasilan (dalam membina) ini tidak bisa kami selesaikan sendiri, kami harus bekerja sama dengan berbagai pihak kemitraan khususnya pemerintahan daerah, karena yang kami tangani juga masyarakat wilayah Jogja. Jadi dengan kebersamaan yang kita ikuti (miliki), dan dukungan yang sangat luar biasa, (Kanwil Ditjenpas DIY) akan berhasil melaksanakan tugas dengan baik dan benar,” tuturnya.
Ali menambahkan, kebudayaan menjadi salah satu bagian dari pembinaan bagi warga binaan. Kekayaan budaya yang dimiliki DIY turut menjadi bagian dari program pelatihan di sejumlah UPT yang berada di bawah naungan Kanwil Ditjenpas DIY.
“Bantuan dari Pemda DIY tentang budaya atau wisata, ada beberapa UPT yang melatih gamelan dan warga binaan juga sudah bisa untuk ditampilkan. Itu juga bantuan dari Pemda DIY,” tuturnya.
Ke depannya, dengan transormasi pengurus ini, Ali berharap Ditjenpas DIY berharap tetap dapat menjalankan 15 program aksi yang diusung Kementerian Imigrasi dan Kemasyarakatan.
Humas Pemda DIY





