Beranda / Daerah / Gunungkidul Bersiap Sambut Sri Sultan HB X dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65

Gunungkidul Bersiap Sambut Sri Sultan HB X dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65

Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Kabupaten Gunungkidul terpilih menjadi pusat peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara puncak berupa Apel Besar dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Alun-Alun Wonosari mendatang.

Momen ini menjadi istimewa karena Sri Sultan Hamengku Buwono X, selaku Gubernur DIY sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Ka Mabida) Gerakan Pramuka DIY, dijadwalkan hadir langsung untuk bertindak sebagai Pembina Apel. Kegiatan ini diprediksi akan sangat meriah dengan kehadiran sekitar 5.000 peserta dan tamu undangan dari berbagai unsur pengurus Pramuka se-DIY.

Persiapan Matang dan Kembalinya Tradisi
Heri Nurhmat, perwakilan dari seksi apel besar, mengungkapkan bahwa penunjukan Gunungkidul sebagai tuan rumah tahun ini merupakan sebuah amanah kembali setelah terakhir kali memegang peran serupa pada tahun 2019. Pihak Kwartir Daerah telah berkoordinasi langsung dengan Bupati Gunungkidul selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana.

“Kami telah mempersiapkan baik dari tempat, sarana prasarana, dan juga seluruh organ yang ada di dalam apel besar. Persiapan terakhir untuk petugas akan dilakukan melalui gladi bersih pada tanggal 21 Agustus nanti,” ujar Heri dalam keterangannya.

Selain prosesi upacara inti, masyarakat dan peserta akan disuguhi berbagai rangkaian kegiatan menarik sejak pagi hari pukul 08.00 WIB. Beberapa agenda pendukung yang telah disiapkan diantaranya Pawai Kontingen, Diikuti oleh perutusan dari 18 Kwartir Ranting se-Gunungkidul.

“Kemudian juga ada Bazar Pramuka Kreatif, Menampilkan produk unggulan dari 18 Kwartir Ranting, 3 Satuan Karya (Saka) Pramuka, serta keterlibatan 4 Desa Prima.” ujar Heri.

Selain itu juga Penampilan Seni Acara akan dimeriahkan oleh display Marching Band dari SMK Negeri 2 Wonosari serta penampilan Senam Penthul Tembem yang sebelumnya telah berhasil meraih rekor MURI.

Pihak panitia juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah DIY untuk permohonan personel keamanan guna memastikan kelancaran acara yang melibatkan massa dalam jumlah besar tersebut. Peringatan tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ajang unjuk kreativitas bagi anggota Pramuka di wilayah Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *