
Umbulharjo,REDAKSI17.COM-Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan tiga pejabat administrator dan sembilan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Pelantikan ini digelar di Grha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Senin (26/10/2026).
Tiga pejabat administrator yang dilantik yakni Edy Sugiharto, Abdul Latief, dan Raden Murti Buntoro. Ketiganya mendapatkan penugasan baru sesuai dengan jabatan yang telah ditetapkan di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Edy Sugiharto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, kini dilantik sebagai Kepala Bagian Umum dan Protokol.
Sementara itu, Abdul Latief yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Keperawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Yogyakarta, dilantik menjadi Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Yogyakarta.
Ketiga adalah Raden Murti Buntoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Lurah Panembahan, dilantik menjadi Mantri Anom Kemantren Kotagede.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan bahwa jabatan dalam pemerintahan bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Setiap pejabat diharapkan mampu menunjukkan kinerja nyata dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi maupun masyarakat.
“Jabatan itu bukan sekadar posisi, tetapi amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan menunjukkan kinerja yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,� ujar Hasto.
Menurutnya, setiap aparatur pemerintah harus memahami bahwa tugas utama birokrasi adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, pejabat yang memperoleh penugasan baru harus mampu menghadirkan semangat kerja, kedisiplinan, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Jangan sampai kita hanya menjalankan rutinitas pekerjaan. Setiap tugas harus memiliki hasil yang jelas dan memberikan dampak positif. Masyarakat harus bisa merasakan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar membantu menjawab kebutuhan mereka,� katanya.
Hasto juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antarsatuan kerja. Menurutnya, penyelenggaraan pemerintahan tidak dapat berjalan optimal apabila setiap perangkat daerah bekerja sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang kuat.
“Tidak ada pekerjaan pemerintahan yang bisa diselesaikan sendirian. Dibutuhkan kerja sama, komunikasi, dan koordinasi yang baik. Saya berharap para pejabat mampu membangun tim yang solid, saling mendukung, dan bersama-sama mencapai target organisasi,� ungkapnya.
Sementara untuk para pejabat fungsional ia dapat terus mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kompetensi, serta bekerja berdasarkan standar profesional yang berlaku.
“Setiap aparatur harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Tantangan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat terus berkembang, sehingga kita juga harus mampu menyesuaikan diri. Kompetensi, kedisiplinan, dan kemauan untuk memperbaiki diri menjadi hal penting dalam menjalankan tugas,� tuturnya.






