JAKARTA,REDAKSI17.COM — Ketua DPP PKS Bidang Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Acep Lulu Iddin atau yang akrab disapa Kang Acel, mendorong pelaku UMKM untuk mampu menguasai platform digital sebagai sarana pemasaran yang efektif di era modern.
Hal tersebut disampaikan Kang Acel dalam kegiatan Training for Trainer Kebangkitan Ekonomi Keluarga Pilar Kebangkitan Nasional yang berlangsung di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Dalam pemaparannya, Kang Acel menjelaskan bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan oleh pelaku usaha, khususnya UMKM dan ekonomi kreatif, agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Menurutnya, platform digital dapat diibaratkan seperti sebuah pusat perbelanjaan besar yang menyediakan ruang bagi seluruh pelaku usaha untuk memasarkan produknya.
“Bayangkan kita datang ke sebuah mal besar, lalu ada satu lantai yang menjadi milik kita bersama. Itulah konsep pasar digital seperti PasarKitaSemua. Namun pertanyaannya, apa yang ingin kita jual di sana? Karena itu, konten dan kreativitas menjadi sangat penting,” ujar Kang Acel.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam dunia usaha harus diawali dengan keyakinan dan keberanian untuk memulai. Kang Acel pun mencontohkan sosok sebagai teladan pebisnis sukses yang dibangun dari ketekunan dan keyakinan yang kuat sejak usia muda.
“Yakinlah bahwa kita bisa sukses dalam bisnis. Pebisnis hebat lahir dari keyakinan besar dan semangat untuk terus belajar. Sayyidah Khadijah menjadi saudagar besar karena ketekunan dan keyakinannya dalam berusaha,” tuturnya.
Kang Acel juga mengingatkan bahwa setiap zaman memiliki tantangan yang berbeda. Jika pada masa dahulu seorang pemburu harus memiliki kemampuan fisik, kecepatan, dan keterampilan berburu untuk bertahan hidup, maka pebisnis masa kini juga harus memiliki kemampuan yang relevan dengan perkembangan era digital.
“Kalau dulu pemburu harus bisa berlari cepat dan memanah dengan tepat, maka hari ini pebisnis harus memahami digital marketing, membuat konten, membaca kebutuhan pasar, dan membangun jaringan usaha,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya riset dan penelitian dalam membangun strategi usaha yang berkelanjutan. Menurutnya, pelaku UMKM harus memahami kebutuhan pasar agar produk yang dihasilkan benar-benar memiliki nilai dan diminati masyarakat.
“Riset dan penelitian harus menjadi dasar dalam membangun akses pasar. Dengan memahami kebutuhan masyarakat, pelaku usaha bisa menentukan strategi yang tepat dan usaha yang dijalankan akan lebih berkembang,” pungkasnya.



