Jakarta,REDAKSI17.COM — Mayor Jenderal cadangan Israel Uzi Dayan mengatakan negaranya tengah mempertimbangkan dan mempersiapkan melancarkan serangan baru secara sepihak terhadap Iran, terlepas dari upaya negosiasi damai Amerika Serikat dengan Teheran.
Dayan, yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan menurut penilaiannya Israel sedang menghadapi “perang untuk eksistensi keberadaannya”. Ia juga memperingatkan Israel tidak dapat sepenuhnya mengandalkan AS untuk menangani persoalan Iran.
Dalam sebuah wawancara televisi pada Rabu (19/8) seperti dikutip Middle East Monitor, Dayan mengatakan Israel sedang mempersiapkan kemungkinan melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran.
Menurut Dayan, Israel perlu mempertahankan kebebasan bertindak dalam merespons apa yang dipandangnya sebagai ancaman dari Iran.
Pernyataannya Dayan muncul kala Israel dan AS makin berseberangan dalam merespons perang melawan Iran yang sudah berlangsung hampir enam bulan terakhir.
AS saat ini masih terus berupaya menekan dengan segala cara agar Iran mau manut ke meja perundingan dan mengakhiri perang.
Sementara itu, di sisi lain, Israel justru tidak ingin perang AS melawan Iran selesai karena merasa Teheran masih terus menjadi ancaman negaranya.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahkan kerap membuat Trump frustrasi lantaran berupaya merusak upaya negosiasi AS dengan Iran, salah satunya dengan melancarkan serangan ke Lebanon hingga wilayah Teheran secara sepihak.
Perkara perang Iran ini bahkan sampai merenggangkan relasi Trump dan Netanyahu, meski sang Presiden AS mengaku hubungan keduanya baik-baik saja.
Imbas perbedaan pendapat ini, Netanyahu baru-baru ini mengumumkan bahwa Israel bisa mengambil tindakan militer secara independen terhadap Iran jika Washington tidak mengambil langkah yang dianggap memadai oleh Tel Aviv.




