Beranda / Politik / Pengamat Politik Adi Prayitno: PKS Punya Modal Besar Cetak Pemimpin Muda melalui Jalan Muda Parlemen

Pengamat Politik Adi Prayitno: PKS Punya Modal Besar Cetak Pemimpin Muda melalui Jalan Muda Parlemen

    

JAKARTA,REDAKSI17.COM — Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai PKS memiliki modal politik yang kuat untuk mencetak pemimpin muda melalui Program Jalan Muda Parlemen.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam peluncuran program yang diselenggarakan Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (BPPM) DPP PKS tersebut.

Menurut Adi, sistem politik Indonesia yang menggunakan proporsional terbuka memberikan peluang yang sama bagi anak muda untuk menjadi anggota legislatif, tanpa bergantung pada latar belakang keluarga politik.

“Banyak sekali orang-orang yang mensimplikasi keturunan darah biru politik akan memenangkan pertarungan politik, tapi kalau kita bicara dalam pileg di mana jumlah pemilih paling banyak yang berlaku, itulah kesempatan anak muda,” katanya.

Ia juga menyambut baik rencana PKS memberikan afirmasi bagi kader muda dalam pencalonan legislatif.

“Saya senang tadi ketika dibilang PKS akan bikin kebijakan afirmasi 30% anak muda,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil survei yang dipaparkan, Adi menyebut masyarakat lebih menyukai calon pemimpin yang hadir langsung di tengah masyarakat dibanding hanya mengandalkan kampanye digital atau politik uang.

“Bagaimana peluang pemimpin-pemimpin muda atau siapapun untuk bisa terpilih, yang pertama preferensi utama adalah dekat dengan masyarakat. Masyarakat suka pemimpin yang sering bertemu, sering blusukan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kekuatan utama PKS justru terletak pada aktivitas pelayanan masyarakat yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya menjelang pemilu.

“PKS punya modal ini, kerja-kerja di bawah itu tidak menunggu pemilu,” tegasnya.

Menutup paparannya, Adi mengingatkan generasi muda PKS agar tidak menjadikan kekuatan logistik sebagai faktor utama dalam politik.

“Jangan pernah menjadikan logistik dan politik uang itu segala-galanya. Saya belum pernah satu kesimpulan yang komprehensif bahwa dengan duit yang berlimpah bisa mengantarkan kemenangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *