Beranda / Nasional Dan Internasional / Prabowo Pimpin Akad Massal 62.710 Rumah Subsidi di Batang

Prabowo Pimpin Akad Massal 62.710 Rumah Subsidi di Batang

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi akad massal dan penyerahan 62.710 rumah subsidi di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026. (Beritasatu.com/Celvin Sipahutar)

 

Batang,REDAKSI17.COM – Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi akad massal dan penyerahan 62.710 rumah subsidi program kredit pemilikan rumah (KPR) sejahtera melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Acara akad massal ini diselenggarakan secara hybrid oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat.

Pelaksanaan akad massal ini digelar secara serentak di 165 titik, dan tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi. Sebanyak 200 penerima manfaat dan 10 bank penyalur hadir langsung di venue acara, sedangkan 62.510 debitur hadir secara daring.

Prosesi ditandai dengan penyerahan secara simbolis empat kunci rumah subsidi yang diserahkan Presiden Prabowo kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan latar belakang berbagai profesi meliputi guru, buruh, hingga ojek online.

Selain itu, kepala negara turut memimpin penyerahan kredit usaha rakyat (KUR) perumahan senilai Rp 880 miliar kepada perwakilan penerima manfaat.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Kamis 30 Juli 2026, saya Prabowo Subianto, presiden Republik Indonesia, secara resmi menyatakan akad massal 62.000 unit KPR dimulai,” kata Prabowo

Melalui akad massal rumah subsidi tersebut, pemerintah menegaskan komitmen dalam mewujudkan hunian layak, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah sendiri menargetkan kuota rumah subsidi FLPP sebesar 350.000 unit pada 2026. Per Juli 2026, sebanyak 107.410 MBR tercatat telah menerima manfaat pembiayaan FLPP dengan tingkat keterhunian mencapai 93,35%.

Dengan akad massal ini, diharapkan target 350.000 penyaluran rumah subsidi FLPP dapat segera tercapai dan mendorong terwujudnya program 3 juta rumah yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *