Sukabumi,REDAKSI17.COM – Polres Sukabumi secara tegas mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk praktik premanisme, terutama yang berlindung di balik kedok organisasi kemasyarakatan (ormas). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjamin stabilitas keamanan serta menjaga iklim investasi tetap kondusif di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Dalam kampanye publik yang digelar pada Minggu (10/5/2026), masyarakat diimbau untuk tidak lagi merasa takut atau ragu dalam melaporkan setiap tindakan intimidasi maupun pungutan liar yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.
Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kepolisian akan memberikan tindakan hukum yang tegas terhadap setiap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Fokus utama penindakan diarahkan pada tindakan yang mengganggu dunia usaha dan investasi daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melapor. Setiap tindakan premanisme, terlebih yang mengatasnamakan ormas dan mengganggu investasi maupun dunia usaha, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar AKBP Samian.
Menurutnya, stabilitas keamanan adalah fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, sinergi antara warga dan aparat penegak hukum menjadi kunci penting dalam memberantas praktik premanisme hingga ke akarnya.
Layanan Pengaduan 24 Jam
Sebagai bentuk perlindungan nyata, Polres Sukabumi menjamin bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara profesional dan rahasia. Masyarakat yang menemukan atau menjadi korban praktik pemaksaan serta intimidasi dapat segera melapor melalui kanal resmi berikut yakni Call Center: 110 dan Layanan WhatsApp: 08111-699-110
Memperkuat Kepercayaan Publik
Kampanye ini juga berfungsi sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sukabumi. Dengan kehadiran polisi yang responsif, diharapkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin kuat.
Polres Sukabumi berharap dengan partisipasi aktif dari masyarakat, praktik premanisme dapat diminimalisir sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh aktivitas sosial maupun ekonomi warga Sukabumi.




