Wawali Buka Yogyakomtek ke-29, Ruang Kolaborasi Dunia Pendidikan dan Kemajuan Teknologi

BANTUL,REDAKSI17.COM — Asosiasi Pengusaha Komputer (APKOM) Jogja kembali menggelar pameran komputer dan teknologi informasi Jogja Computech (Yogyakomtek) ke-29 dengan tema “AI & Beyond : Level Up Generasi Digital Jogja” yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (26/9/2026). Pameran ini berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 September 2026.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan berharap, penyelenggaraan Jogja Computech tidak hanya menjadi ajang transaksi dan promosi produk teknologi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, industri, dan dunia pendidikan.
Di mana dalam pameran ini terdapat pameran produk IT seperti laptop, printer, gedget, perangkat gaming. Selain itu terdapat zona AI dan beyond, seminar dan talkshow, kompetisi robotik hingga hiburan.
Dalam sambutannya, Wawan Harmawan mengatakan, penyelenggaraan Yogyakomtek 2026 yang telah memasuki edisi ke-29 menunjukkan bahwa kegiatan tersebut mampu bertahan melewati berbagai perubahan dan dinamika perkembangan teknologi.
“Hari ini kami membuka pameran Jogja Computech yang ke-29. Pameran ini sudah lama sekali, sudah 29 kali dan tentu mengalami fluktuasi yang cukup tinggi,” jelas Wawan.

Sebanyak 42 stand komputer meriahkan Yogyakomtek 2026 di JEC.

Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini menjadi semakin menarik karena melibatkan berbagai pihak serta menghadirkan teknologi baru, termasuk robotik dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Pameran kali ini banyak pihak yang terlibat namun, lebih menekankan pada robotik, AI, dan juga teknologi yang baru. Banyak juga yang sudah dipamerkan di sini,” katanya.
Wawan menilai, kehadiran teknologi robotik dan AI dalam pameran dapat memberikan manfaat, khususnya bagi kalangan pelajar. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal perkembangan teknologi secara lebih dekat.
“Acara seperti ini cukup bagus dan bisa memberikan dampak positif bagi para pelajar untuk makin mengetahui, khususnya mengenai AI. Sosialisasi kepada pelajar lebih dalam mengenai AI ini penting,” ujarnya.
Ia berharap, ke depan semakin banyak teknologi yang dikembangkan dan dipamerkan, termasuk produk-produk lokal yang mampu masuk ke sektor teknologi yang lebih maju.

Selain itu, pengunjung bisa merasakan secara langsung tekhnologi yang berada di Yogyakomtek 2026.

Pemerintah Kota Yogyakarta, lanjut Wawan, juga mendorong agar kolaborasi dengan dunia pendidikan semakin diperkuat. Ia melihat sektor pendidikan, terutama pengenalan robotik kepada anak-anak, menjadi salah satu bagian yang menarik dari penyelenggaraan Jogja Computech tahun ini. “Posisinya saya lihat pada sektor pendidikan. Jadi robotik untuk anak-anak cukup menarik,” katanya.
Sementara itu, Ketua APKOM Jogja, Eka Wibawa mengatakan, Jogja Computech merupakan salah satu event kebanggaan para pelaku usaha komputer dan teknologi informasi di Yogyakarta. Penyelenggaraan tahun ini sekaligus menjadi penanda perjalanan panjang pameran yang telah dimulai sejak 1997.
Eka mengatakan, APKOM Jogja telah melewati berbagai kondisi ekonomi, termasuk krisis moneter, hingga akhirnya mampu mempertahankan penyelenggaraan Jogja Computech sampai edisi ke-29.
“Kita sama-sama sudah melewati berbagai masa dan berbagai kondisi sejak 1997. Kita melewati krisis moneter yang cukup dahsyat. Kita bisa melewatinya dengan berbagai upaya dan kebersamaan sampai sekarang ini,” jelas Eka.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Jogja Computech diikuti 42 toko komputer di Yogyakarta serta didukung 15 stan kuliner. Pameran juga digelar bersamaan dengan kegiatan yang melibatkan 69 stan dari tim Selaras, yang menghadirkan taman edukasi, stan UMKM, serta industri kreatif.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan saat foto bersama.

Menurut Eka, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan warna baru bagi Jogja Computech sekaligus memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat. “Mudah-mudahan kolaborasi, kebersamaan Jogja Computech dan Youth and Family kali ini bisa semakin memperkuat dan memberikan warna yang berbeda untuk Jogja Computech ke depannya,” katanya.
Pihaknya menegaskan, semangat penyelenggaraan Jogja Computech bukan semata mengejar keuntungan bisnis. Menurutnya, hubungan dan kolaborasi yang telah dibangun diharapkan dapat menjadi kekuatan bersama bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Harapan terbesar kita, dukungan yang telah kita jalin selama ini mudah-mudahan hubungan ini bukan sekadar angka, bukan sekadar keuntungan materi, bukan sekadar keuntungan finansial yang kita kejar, tetapi saling menguatkan dalam kebersamaan dan saling menguatkan dalam kesuksesan bisnis kita bersama,” ujarnya.