446 Mahasiswa KKN Diterjunkan, Pemkot Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Bangun Kampung

Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui pelepasan 446 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode II Tahun 2026 dari lima perguruan tinggi di Balai Kota Yogyakarta, Senin (13/7/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media dalam mendukung pembangunan Kota Yogyakarta yang berkelanjutan.

Sebanyak 446 mahasiswa yang diterjunkan berasal dari Universitas Gadjah Mada (177 mahasiswa), Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (30 mahasiswa), Universitas Negeri Yogyakarta (40 mahasiswa), UPN Veteran Yogyakarta (119 mahasiswa), dan Universitas Sanata Dharma (80 mahasiswa).

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan pembangunan kota tidak dapat dikerjakan pemerintah sendiri. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan inovasi sekaligus solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

“KKN Tematik ini merupakan implementasi program kolaborasi One Village, One Sister University, One Sister Corporate. Kampung juga menjadi laboratorium hidup yang bisa menjadi bahan ajar dan penelitian, maka yang kolaborasi ini dapat mendorong pendampingan kampung secara berkelanjutan,” terangnya.

Pihaknya menyatakan KKN dilaksanakan dengan mengusung tema-tema strategis, mulai dari pengelolaan sungai, pengolahan sampah berbasis kelurahan, pendampingan kelompok rentan, pengembangan ruang terbuka hijau, Wirausaha Mandiri (WAMIRA), hingga Jam Belajar Masyarakat (JBM).

Ketua Tim Pembelajaran dan Kemahasiswaan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Muhammad Iqbal Fauzi.

Ketua Tim Pembelajaran dan Kemahasiswaan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Muhammad Iqbal Fauzi, mengatakan kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media menjadi kunci untuk mendorong inovasi sekaligus memperkuat pengabdian masyarakat

“KKN menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan, hasil riset, serta inovasi secara langsung dalam menjawab berbagai tantangan di masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan komitmen LLDIKTI Wilayah V melalui semangat Higher Education Impact atau pendidikan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN dari UPN Veteran Yogyakarta, Ikhsan, mengaku siap mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya selama di bangku kuliah saat menjalankan pengabdian di Kampung Basen, Kelurahan Purbayan. Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi tersebut akan memfokuskan program kerjanya pada pengelolaan sampah dan pencegahan stunting melalui pendekatan komunikasi yang persuasif dan edukatif.

“Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, saya ingin berkontribusi melalui edukasi yang mudah dipahami masyarakat. Untuk isu yang difokuskan adalah pengelolaan sampah dan pencegahan stunting, kami akan mengedepankan sosialisasi yang persuasif agar masyarakat tidak hanya menerima informasi, tapi juga terdorong untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.