UMBULHARJO,REDAKSI17.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Yogyakarta serta Kementerian Haji dan Umrah Kota Yogyakarta mengadakan pengajian pamitan jamaah haji Kota Yogyakarta tahun 2026. Ada 494 calon jaamah haji dari Kota Yogyakarta akan diberangkatkan pada tahun 2026. Para calon jamaah haji diingatkan untuk menjaga kesehatan, selain menjaga dan membantu sesama jamaah.

Wakil Wali (Wawali) Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengapresiasi niat para calon jamaah haji untuk melaksanakan rukun Islam kelima. Wawan mengatakan pada tahun 2026, pertama kalinya penyelenggaran ibadah haji dikelola Kementerian Haji dan Umrah. Termasuk pertama kali diberangkatkan melalui Bandara Internasional Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan memberikan sambutan dan pesan kepada para calon jamaah haji.

“Pertama kali juga di Yogya dan pertama kali di Indonesia yang embarkasinya langsung di hotel. Tidak di seperti embarkasi tahun-tahun sebelumnya. Ini jadi pengalaman baru semuanya panjenengan,” kata Wawan saat pengajian pamitan jamaah haji Kota Yogyakarta, di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (15/4/2026).

Pihaknya berharap dan mendoakan kepada calon jamaah haji agar diberikan kelancaran dalam beribadah di tanah suci. Wawan yakin para calon jamaah haji sudah mempersiapkan diri dengan baik dan sudah mendaftarkan cukup lama. Diharapkan para calon jaamah haji sabar, menjaga kekompakan di setiap kelompok dan membawa nama dan kesan Yogyakarta yang santun dan berbudaya.

Para calon jamaah haji Kota Yogyakarta tahun 2026 mengikuti pengajian pamitan haji. 

“Yang paling penting adalah menjaga kesehatan, semangat gotong royong satu sama lainnya. Saling menjaga sesama jamaah dan bantu-membantu. Harapan kami Bapak Ibu senantiasa diberikan keberkahan, dijauhkan dari segala musibah, dan dilancarkan dalam segala urusan,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Yogyakarta Irfan Zainudin menjelaskan total jemaah haji asal Kota Yogyakarta berjumlah 494 orang yang terbagi dalam 4 kelompok terbang (kloter). Rinciannya kloter 1 sebanyak 2 jamaah bergabung dengan Kabupaten Kulon Progo berangkat 21 April 2026, kloter 6 sebanyak 353 jemaah semua dari Kota Yogyakarta). berangkat 28 April 2026, kloter 7 ada 3 jamaah bergabung dengan Kabupaten Bantul berangkat 29 April 2026 dan kloter 26 sebanyak 136 jamaah berangkat 20 Mei 2026. Jamaah yang lanjut usia (lansia) sebanyak 189 orang. Jamaah tertua 85 taun dan termuda 19 tahun.

“Ada tiga sukses penyelenggaraan haji. Pertama sukses ritual memastikan seluruh prosesi ibadah berjalan sesuai syariat Islam dengan aman, nyaman, dan efisien. Sukses ekosistem ekonomi haji yakni mendorong penyelenggaraan haji agar berdampak positif bagi perekonomian,  memberdayakan pelaku usaha UMKM. Ketiga sukses peradaban dan keadaban, menjadikan momentum haji sebagai sarana memperkuat konsep persaudaraan dan ikatan kebangsaan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat,” terang Irfan.

Salah satu calon jamaah haji Sarminiah adalah jamaah tertua dari Kota Yogyakarta. Warga Pakualaman itu mendaftar haji sejak tahun 2011. Keinginannya menjalankan ibadah haji sudah lama dan semakin menguat usai menjalankan umrah di 2011. Namun dia harus bersabar lantaran harus menunggu antrean kurang lebih 15 tahun hingga diberangkatkan pada 2026. Mantan pensiunan Lurah Keparakan Kotaa Yogyakarta itu akan melaksanakan ibadah haji sendiri tanpa didampingi anaknya karena kondisi fisik masih sehat dan mampu mandiri.

“Persiapan sehat aja yang penting. Doa-doa yang penting.  Sebenarnya sudah lama keinginannya,  jadi umrah (dulu). Saya nunggu dan berangkat sekarang. Saya ingin pesan kalau sudah punya niat haji nggak usah nunggu umur tua. Ada kesempatan mau haji, (daftar) haji aja,” ucap Sarminiah.

Sementara itu Ketua IPHI Kota Yogyakarta Sisruwadi memberikan pesan agar para calon jamaah haji Kota Yogyakarta bisa menjaga kesehatan, pola makan, agar perjalanan ke Mekah maupun ke Madinah bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dia menegaskan IPHI sudah memberikan pendampingan dan pelatihan-pelatihan agar calon jemaah haji ini bisa melaksanakan sunah, wajib dan rukun haji dengan tertib.

“Setelah pulang kegiatan haji, kami berharap harus ada perubahan. Sepulangnya (haji) saya berharap bisa bergabung di Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kota Yogyakarta, untuk menjaga kemabruran. Dengan mengikuti kegiatan di IPHI, baik pengajian rutin, sosial dan bakti sosial,” pungkas Sisruwadi.