Beranda / Olahraga / Kabar Dugaan Pelanggaran Integritas Tak Pengaruhi Kondisi Ganda Campuran PBSI

Kabar Dugaan Pelanggaran Integritas Tak Pengaruhi Kondisi Ganda Campuran PBSI

Jakarta,REDAKSI17.COM – Rumor dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pebulutangkis Indonesia tak memengaruhi suasana di sektor ganda campuran Pelatnas PBSI Cipayung. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memastikan tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia 2026.
Amri menyebut situasi di Pelatnas PBSI berjalan seperti biasa. Ia memilih tidak terganggu oleh isu yang tengah beredar dan mengarahkan perhatian pada persiapan bersama Nita.

“Suasananya sih sebenarnya sama saja ya, maksudnya enggak ada yang gimana-gimana. Kita lebih fokus sama persiapan kita di Kejuaraan Dunia saja ya,” kata Amri di Pelatnas PBSI, Rabu (12/8/2026).

Amri juga tidak ingin berspekulasi mengenai isu tersebut. Menurutnya, masih banyak hal dalam permainannya bersama Nita yang perlu dibenahi menjelang Kejuaraan Dunia.

“Kalau misalkan isu-isu yang telah beredar ya saya tutup mata lah, sudah enggak mau… saya mau fokus sama perkembangan diri saya, perkembangan sama partner juga banyak yang harus PR-nya harus diberesin dari kita berdua juga. Jadi ya kita fokus sendiri saja,” tambahnya.

Sebelumnya, PP PBSI melalui Sekretaris Jenderal Ricky Soebagdja menyatakan mengetahui adanya proses peradilan independen (judicial proceedings) yang sedang dijalankan Badminton World Federation (BWF) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia.

Namun, hingga kini belum diketahui siapa saja atlet Indonesia yang terkait dengan proses tersebut. PP PBSI juga memilih tidak memberikan komentar lebih jauh mengenai substansi perkara ataupun mengaitkan proses yang masih berjalan itu dengan atlet tertentu.

Di tengah proses tersebut, PBSI tetap mengingatkan para atlet mengenai pentingnya menjaga integritas sebagai pebulutangkis profesional. Para pemain juga mendapatkan aturan terbaru dari BWF untuk dipelajari. Amri membenarkan bahwa pengingat mengenai aturan integritas terus diberikan kepada para atlet.

“Iya selalu di-reminder ya, terus juga terakhir berapa minggu lalu gitu dikirim aturan baru ya dari BWF ke kita, buat dipelajari lagi karena banyak banget dan memang harus kita teliti lah, harus hati-hati,” ujar Amri.

Menurut Amri, aturan tersebut tidak hanya diberikan untuk dibaca, tetapi juga kembali dijelaskan oleh pelatih kepada para pemain.

“Iya itu dijelasin kok, dijelasin terus juga selalu di-reminder dari pelatih hari-hari juga, terus dikasih (aturan dalam bentuk) PDF gitu dan kita disuruh pelajari. Nanti ada arahan lagi dari pelatih diingatkan terus setiap hari, setiap datang sama pelatih.”

Nita menambahkan, pengingat mengenai aturan tersebut disampaikan secara berjenjang melalui tim pelatih.

“Jadi mungkin kita reminder-nya dari pelatih, mungkin pengurus lewat pelatih, jadi pelatih ke atletnya gitu sih,” Nita menegaskan.

Dengan proses yang masih berjalan dan belum adanya informasi mengenai atlet yang terlibat, Amri/Nita memilih tidak larut dalam rumor. Fokus mereka kini tetap pada persiapan menuju Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 di New Delhi, India, 17-23 Agustus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *