
Umbulharjo,REDAKSI17.COM – Budaya bersepeda di Kota Yogyakarta terus tumbuh dan menjadi bagian dari identitas kota. Selain dimanfaatkan sebagai moda transportasi harian oleh masyarakat, sepeda juga menjadi ruang interaksi sosial melalui berbagai komunitas, termasuk Jogja Last Friday Ride (JFLR).
Untuk mendukung ekosistem tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat fasilitas bagi pesepeda sekaligus membangun kolaborasi agar ruang jalan dapat dinikmati secara aman, nyaman, dan tertib oleh seluruh pengguna jalan.
Komitmen itu diwujudkan melalui penyediaan berbagai sarana dan prasarana pendukung. Saat ini Kota Yogyakarta telah memiliki 65 ruas jalan yang dilengkapi lajur sepeda, 152 ruang tunggu sepeda (bike box) di persimpangan, serta 421 rambu jalur alternatif sepeda yang tersebar di berbagai kawasan. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang semakin ramah pesepeda, sehat, dan berkelanjutan.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan, Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen untuk memfasilitasi dan membersamai komunitas pesepeda, termasuk JFLR. Menurutnya, pengaturan yang dilakukan bukan untuk membatasi, melainkan memastikan seluruh pengguna jalan dapat berbagi ruang secara harmonis. Sehingga kegiatan masyarakat dapat berlangsung semakin tertib, aman, dan menyenangkan.
“Pemerintah hadir untuk memfasilitasi dan mengatur agar semua pengguna jalan, baik pesepeda, pejalan kaki maupun pengguna kendaraan lainnya, dapat sama-sama merasa nyaman,” ujar Hasto pada Senin (20/7/2026).
Pihaknya tengah menyiapkan pola pengaturan yang lebih kolaboratif, termasuk pengaturan arus kedatangan peserta dan penggunaan lajur secara lebih tertib. Dengan pola tersebut, ribuan pesepeda tetap dapat menikmati suasana Kota Yogyakarta tanpa menimbulkan kepadatan di titik-titik tertentu.
“Kota Yogyakarta menerima pesepeda, kita ingin semua merasa disambut dan bisa menikmati kota ini bersama-sama,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas menjadi kunci agar budaya bersepeda di Yogyakarta terus berkembang sekaligus memperkuat Yogyakarta sebagai kota yang ramah pesepeda dan seluruh pengguna jalan. (Jul)
*Foto sampul merupakan kegiatan Yogowes dalam rangka HUT ke-268 Kota Yogyakarta


