JAKARTA,REDAKSI17.COM — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPP PKS bekerja sama dengan Institut SEBI dan Rumah Keluarga Indonesia menyelenggarakan program SERUM KITA (Sekolah Ekonomi Rumah Tangga Muslim Keluarga Indonesia Mandiri).
Program ini dihadirkan sebagai ikhtiar strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan Learning Management System (LMS) pada Sabtu, 11 April 2026 dan 18 April 2026 mendatang, dengan menghadirkan para akademisi dan praktisi ekonomi Islam yang kompeten di bidangnya.
Rektor Institut SEBI, Sigit Pramono, dalam welcoming speech menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional.
“Sumber daya manusia adalah esensi dalam sebuah negara, dan ia tumbuh dari keluarga. Jika perhatian negara pada rumah tangga tidak baik maka negara itu akan rapuh, ekonominya juga bisa rapuh,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa perhatian terhadap ekonomi keluarga merupakan kebutuhan mendasar dalam menjaga produktivitas nasional.
“Karenanya perhatian terhadap rumah tangga sangat penting, khususnya ekonominya. Dalam skala mikro, produktivitas perusahaan menurun jika SDM rapuh,” ujar Sigit.
Sementara itu, keynote speech disampaikan oleh Eko Yuliarti Siroj, selaku Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka), yang mengangkat tema “Peneguhan Pilar Ekonomi Keluarga Muslim Indonesia.”
Dalam paparannya, Eko menekankan kontribusi signifikan keluarga dalam perekonomian nasional.
“Keluarga memiliki kontribusi besar dalam perekonomian bangsa, di antaranya 53% PDB bersumber dari konsumsi rumah tangga. Dan keluarga adalah pelaku ekonomi mikro dan UMKM. Maka upaya peneguhan ekonomi keluarga sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan ekonomi keluarga menjadi langkah strategis dalam menghadapi berbagai potensi krisis.
“Melalui acara SERUM ini diharapkan kita bisa lebih siap jika krisis menerpa, bahkan kita dapat mengadvokasi masyarakat agar memiliki kemandirian ekonomi,” lanjut Eko.
Program SERUM KITA menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Azis Setiawan dengan tema “Ekonomi Islam dan Ekonomi Keluarga Muslim”, Oni Sahroni dengan tema “Fikih Muamalah Dasar”, Muzakkir Muhsin dengan tema “Fikih Zakah Kontemporer”, serta Sri Mulyati, S.E dengan tema “Literasi Keuangan dan Islamic Financial Planning.”
Melalui kegiatan ini, Bipeka DPP PKS berharap dapat meningkatkan literasi dan kapasitas keluarga Indonesia dalam mengelola ekonomi rumah tangga secara mandiri, tangguh, dan berbasis prinsip syariah, sehingga mampu menjadi pilar kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.


