Beranda / Politik / “TETAP ADEM AJA!” Sindiran Halus Puan Maharani ke Jokowi yang Mulai Sibuk Jadi Sales PSI

“TETAP ADEM AJA!” Sindiran Halus Puan Maharani ke Jokowi yang Mulai Sibuk Jadi Sales PSI

Jakarta,REDAKSI17.COM – Manuver politik eks kader PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), pasca-lengser dari kursi presiden kembali memicu ketegangan di panggung politik nasional! Baru-baru ini, Jokowi kedapatan mencuri start dengan memulai safari politik keliling Indonesia bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Lampung (26/6). Kehadiran Presiden ke-7 RI dengan atribut lengkap partai tersebut langsung memancing reaksi dingin dari Ketua DPP PDI-P yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Saat ditemui di Gedung DPR Senayan (30/6), Puan melontarkan sindiran halus namun menohok yang meminta semua pihak menahan diri demi stabilitas negara. “Dalam situasi global yang sekarang sedang tidak menentu, alangkah baiknya jika kita sama-sama bisa menjaga situasi untuk bisa tetap kondusif, ya tetap adem aja,” ujar Puan dingin. Meski secara normatif Puan mengaku menghormati kunjungan tersebut sebagai hak setiap warga negara, publik membaca pesan “tetap adem” ini sebagai teguran keras agar Jokowi tidak bikin gaduh dan memanaskan suhu politik nasional lewat gerakan bawah tanahnya.
Apalagi, dalam safarinya di Lampung, Jokowi tanpa canggung memakai kemeja putih dan topi berlogo merah khas PSI.
Menariknya, Jokowi secara blak-blakan mengakui bahwa aksi turun gunungnya ini murni demi dinasti dan kepentingan keluarga. “Masa untuk yang lain begitu. Tentu untuk anak sendirilah,” ucap Jokowi enteng saat ditanya alasannya mengampanyekan partai yang dipimpin anak bungsunya, Kaesang Pangarep. Jokowi berkilah kehadirannya hanya untuk menjadi motivator dan memperkuat mesin politik PSI di daerah.
Tindakan Jokowi ini langsung memunculkan beragam tafsir miring di masyarakat. Banyak yang menuding Jokowi sedang panik dan berusaha keras menjaga sisa-sisa pengaruh politiknya, hingga rela turun kasta menjadi “sales” partai demi meloloskan PSI ke parlemen pada Pemilu mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *