
Gunungkidul,REDAKSI17.COM – Pemerintah daerah Gunungkidul menunjukkan komitmen dan bentuk empati mendalam terhadap pejuang kemanusiaan dengan menyambangi kediaman keluarga almarhum Mas Rudi, seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang meninggal dunia setelah menjalankan tugasnya. Kunjungan ini dilakukan bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaanbuntuk menyerahkan hak-hak jaminan sosial kepada ahli waris, Senin, 1 Mei 2026.
Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), jajaran rekan-rekan Damkar, Kepala Pondok Kebudayaan, serta perangkat pemerintah kelurahan setempat. Rombongan disambut oleh Aisah, istri dari almarhum Rudi, yang kini menjadi ahli waris utama.
“Sebagai bentuk tanggung jawab dan pemenuhan hak pekerja, Saya bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan duka senilai Rp43 juta sekian kepada keluarga almarhum.” ujar Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih.
Pemerintah daerah menyampaikan dukacita yang mendalam atas dedikasi almarhum Rudi yang mengabdikan dirinya sebagai petugas pemadam kebakaran hingga akhir hayatnya.
“Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di surga dan segala dosa serta kesalahannya diampuni. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin,” ujar Bupati Endah.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Pratama BPJS Ketenagakerjaan Gunungkidul, Benediktus Eka Cahya Nugraha menjelaskan, dana tersebut mencakup beberapa komponen penting, di antaranya Uang duka dan santunan kematian, Biaya pemakaman, Jaminan Hari Tua (JHT).
“Selain santunan tersebut, bahwa proses Jaminan Pensiun (JP) saat ini masih sedang berjalan dan akan segera diserahkan setelah seluruh tahapan administrasi di awal bulan Juni ini selesai dilakukan.” ujar Eka.
Menanggapi peristiwa ini, pemerintah mengimbau seluruh masyarakat pekerja, khususnya di wilayah Gunungkidul, untuk senantiasa menjaga kesehatan dan gaya hidup sehat. Lebih lanjut, masyarakat diingatkan akan pentingnya memiliki proteksi melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah preventif menghadapi risiko yang tidak terprediksi di masa depan.
“Manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sungguh luar biasa. Mulai dari jaminan hari tua, pensiun, hingga jaminan pendidikan anak-anak sudah ter-cover. Ini adalah bentuk perlindungan nyata bagi pekerja dan keluarganya,” tutup Bupati Endah.
Kunjungan ini diakhiri dengan doa bersama untuk keluarga Ibu Aisah agar senantiasa diberkati kesehatan, kekuatan, dan kesejahteraan di masa mendatang.


